Direktur Umum

Wewenang :

  1. Memimpin semua kegiatan mengenai penambahan, pengurangan dan keamanan aktiva maupun pasiva perusahaan.
  2. Menetapkan kebijakan mengenai pelayanan langganan dan kebutuhan intern perusahaan.
  3. Memberikan keputusan untuk penyelesaian soal prinsipil dalam bidang keuangan dan administrasi.

Tanggung jawab :

  1. Likuiditas dan stabilitas keuangan perusahaan.
  2. Keamanan dan kebenaran pembukuan dari semua aktiva dan pasiva perusahaan.
  3. Ketertiban umum dan pelaksanaan fungsi-fungsi penyimpanan, pembukuan dan komersil secara efektif dan efisien.
  4. Perolehan pelanggan baru sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
  5. Penyelenggaraan administrasi pelanggan secara efektif dan efisien.

Tugas :

  1. Mengadakan koordinasi dengan Direktur Bidang Teknik, berdasarkan Rencana Jangka Panjang merumuskan perencanaan perusahaan jangka menengah dibidang administrasi, keuangan, kepegawaian, pemasaran dan lain-lain aspek sesuai dengan tanggung jawabnya secara terpadu.
  2. Mengkoordinir, mengawasi penyusunan Rencana Anggaran Tahunan oleh setiap Bagian yang berada di bawah koordinasinya, memeriksa anggaran tahunan yang dihasilkan dan memberikan pengarahan yang diperlukan dalam penyempurnaannya untuk diproses lebih lanjut oleh Panitia Penyusunan Anggaran
  3. Secara berkala melakukan evaluasi atas perencanaan perusahaan jangka menengah yang didasarkan pada realisasi tahunan, dan melalui koordinasi dengan Direktur Bidang Teknik melakukan upaya penyesuaian yang diperlukan.
  4. Merumuskan pola koordinasi kerja untuk menjamin adanya komunikasi yang efektif dan berkesinambungan agar terbentuk iklim kerja yang sehat diseluruh Bidang Umum.
  5. Melakukan pemantauan secara intensif, analisa kondisi dan mengambil tindakan yang bersifat strategis dan terpadu untuk mengatasi permasalahan yang timbul dalam aspek penting perusahaan, utamanya mencakup aspek: (1) pencapaian realisasi jumlah sambungan, pendapatan penjualan air dan efisiensi penagihan Rekening Air dan atau Rekening sambungan baru dari rencana yang ditetapkan, dan melakukan tindakan koordinatif untuk memperbaiki/mengatasi penyimpangan material yang merugikan, baik berupa koordinasi internal maupun eksternal; (2) kondisi meter air pelanggan, dan melakukan koordinasi dengan Direktur Bidang Teknik dalam hal ditemui jumlah meter air yang rusak melebihi batasan wajar untuk ditetapkan jalan keluarnya; (3) akurasi pencatatan pembukuan terhadap seluruh transaksi keuangan yang terjadi di perusahaan, dan melakukan tindakan yang diperlukan dalam hal terjadi penyimpangan dari kebijakan akuntansi yang ditetapkan, baik yang disebabkan oleh ketidaktahuan pelaksana pembukuan maupun oleh sebab lain; (4) likuiditas perusahaan, terutama kemampuan kas perusahaan dalam memenuhi kebutuhan operasional rutin serta membayar kewajiban jangka pendek, dan mengambil tindakan segera dalam hal terjadinya hambatan likuiditas; (5) pembayaran hutang jangka panjang, jatuh tempo, dan menetapkan pemecahannya dalam hal diperkirakan akan terjadi kesulitan pembayarannya; (6) tingkat keuntungan perusahaan, dan segera menyusun serta menetapkan strategi pemecahannya dalam hal terjadi penurunan tingkat keuntungan ; penerimaan, penyimpanan dan pemakaian kas, serta melakukan koordinasi dengan Direktur Utama dalam hal terjadi penyalahgunaan kas oleh pihak manapun untuk ditetapkan strategi pemecahan ataupun sanksi yang akan diterapkan; (7) pengadaan, pemeliharaan dan perbaikan sarana dari prasarana kantor, dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait untuk peningkatan efektivitas dan efisiensi pengelolaannya; (8) hak dan kewajiban pegawai, melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengoptimalisasikan kerja sehingga perusahaan maupun pegawai memperoleh keuntungan maksimal; (9) pengadaan, penyimpanan dan pengeluaran barang-barang agar fungsi manajemen persediaan dan pengendalian internal atas persediaan dapat berjalan secara optimal.
  6. Melakukan penilaian dan pengawasan yang intensif terhadap kegiatan yang dilaksanakan seluruh Bagian yang berada di bawah koordinasinya, dan memberikan saran dan instruksi yang diperlukan untuk peningkatan ataupun perbaikan kualitas kerja dan kegiatan baik diminta ataupun tidak.
  7. Menyelenggarakan koordinasi kerja yang baik dengan Direktur Bidang Teknik dan Kepala Bagian yang berada di bawah koordinasinya sehingga terjalin koordinasi kerja yang baik antar Kepala Bagian .
  8. Memeriksa dengan teliti dokumen-dokumen pendukung kegiatan yang disampaikan ke Direktur Bidang Umum yang berasal dari seluruh bagian sesuai dengan prosedur yang berlaku agar seluruh kegiatan dapat terpantau secara terus menerus .
  9. Memantau pelaksanaan tugas Kepala Bagian Hubungan Langganan dan memberikan pengarahan yang diperlukan yang mencakup: (1) koordinasi dengan pihak eksternal dalam pelaksanaan pemasaran produk perusahaan agar target jumlah sambungan yang telah ditetapkan dapat tercapai; (2) pelaksanaan pemasangan sambungan baru agar sesuai dengan jadwal yang ditetapkan; (3) menetapkan jenis informasi yang akan disampaikan pada pelanggan dan pada pihak lain di luar perusahaan sehubungan dengan upaya untuk meningkatkan citra perusahaan; (4) pelaksanaan pencatatan meter air pelanggan agar dapat diperoleh data yang akurat; (5) pemantauan hasil pendapatan penjualan air untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan; (6) evaluasi dan analisa tarif air yang diberlakukan agar kesesuaiannya dengan tujuan perusahaan (mencari keuntungan dengan tetap memperhatikan fungsi sosial) dapat terjaga.
  10. Memantau pelaksanaan tugas utama Kepala Bagian Keuangan dan memberikan pengarahan yang diperlukan yang mencakup pengawasan keuangan perusahaan dan tindak lanjut yang diperlukan dalam hal terjadi penyimpangan materil yang merugikan; akurasi pencatatan pembukuan perusahaan dan penerapan kebijakan akuntansi yang ditetapkan, serta tindakan koreksi yang dilakukan dalam hal diperlukan adanya penyesuaian kebijakan akuntansi ataupun yang menyangkut transaksi keuangan yang melibatkan pihak yang tidak dapat dijangkau oleh Kepala Bagian Keuangan pengawasan dan pengendalian efisiensi penagihan Rekening Air dan Rekening sambungan baru agar sesuai dengan tingkat yang direncanakan penyimpanan dan pengeluaran kas serta surat berharga yang dimiliki perusahaan agar keamanannya senantiasa dapat terjaga.
  11. Memantau pelaksanaan tugas-tugas utama Kepala Bagian Umum dan memberikan pengarahan yang diperlukan yang mencakup: (1) pengawasan terhadap permintaan dan penggunaan sarana dan prasarana kerja disetiap unit kerja; (2) koordinasi dengan pihak di luar perusahaan sehubungan dengan pelaksanaan tugas kesekretariatan pengawasan terhadap proses penerimaan, pemilihan dan penempatan pegawai baru serta dalam proses promosi pegawai; (3) mengadakan hubungan dengan Supplier sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan pemesanan dan pembelian barang agar kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat maksimal bagi perusahaan; (4) pengeluaran persediaan untuk menjaga agar pemakaian barang sesuai dengan keperluan yang semestinya.
  12. Menampung dan menyelesaikan semua permasalahan yang tidak diatasi oleh Kepala Sub Bagian yang berada di bawah koordinasinya.
  13. Menjaga hubungan baik dengan Bank dan lembaga keuangan lainnya sehubungan dengan operasi pengelolaan kas dan surat berharga, serta dalam kepentingan perolehan dana yang diperlukan perusahaan baik untuk keperluan jangka pendek maupun jangka panjang.
  14. Menjaga hubungan baik dan efektif dengan pihak Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat agar dapat diperoleh informasi yang diperlukan dalam kaitannya dengan operasi perusahaan.
  15. Melalui persetujuan dari Direktur Utama, melakukan koordinasi dengan Badan Pengawas untuk mengatasi permasalahan di Bidang Umum yang memerlukan keterlibatan Badan Pengawas.
  16. Mengkoordinir, memeriksa dan memantau penyusunan laporan yang harus dibuat oleh setiap Bagian yang berada di bawah koordinasinya,dan memberikan instruksi perbaikan dalam hal ditemui kekeliruan dalam penyusunannya.
  17. Melaksanakan tugas-tugas lain dalam lingkup tugasnya yang diberikan oleh Direktur Utama.